Banyak orang tua bertanya: bagaimana agar hafalan anak tidak mudah hilang? Jawabannya ada pada murajaah yang rutin, ringan, dan menyenangkan.
Tentukan waktu yang tetap
Pilih waktu ketika anak segar, misalnya setelah Subuh atau sebelum tidur. Waktu yang tetap membuat murajaah menjadi bagian dari ritme harian.
Ulang dalam porsi kecil
Ulang surat yang baru dihafal lebih sering, sedangkan hafalan lama cukup diulang bergiliran. Tidak perlu semuanya sekaligus.
Gunakan cara yang bervariasi
Sambung ayat bergantian dengan orang tua, tebak ayat selanjutnya, atau murajaah sambil berjalan. Variasi menjaga semangat anak.
Tetap tenang saat anak lupa
Koreksi dengan lembut dan beri petunjuk awal ayat. Nada yang hangat membuat anak berani mencoba lagi.